Prompt adalah jembatan antara imajinasi Anda dan output AI. Prompt yang buruk = hasil yang buruk. Prompt yang hebat = hasil yang memukau. Mari kita bongkar rahasianya.
Who: Subjek utama
What: Aksi atau aktivitas
Where: Lokasi atau lingkungan
When: Waktu atau pencahayaan
How: Gaya visual, sudut kamera, gerakan
Contoh: "Seorang koki (who) memotong sayuran (what) di dapur profesional (where) saat pagi hari (when), close-up shot, pencahayaan hangat (how)."
Tambahkan detail teknis: resolusi (1080p, 4K), frame rate (24fps, 60fps), rasio aspek (16:9, 9:16), gerakan kamera (pan, tilt, dolly).
Pecah adegan panjang menjadi beberapa prompt pendek. Hasilkan setiap segmen terpisah, lalu gabungkan.
Sisipkan referensi gaya: "sinematik", "dokumenter", "anime 90-an", "footage vintage".
Tentukan elemen yang HARUS dihindari: "tanpa blur, tanpa wajah terdistorsi, tanpa artefak."
Domer memberikan fleksibilitas penuh dalam prompt design.
Desain prompt adalah keterampilan, bukan bakat. Latih dengan Domer dan lihat kualitas output Anda meningkat drastis.

Alexander
Vidu Q4 alternatives compared: Kling 4.0, Seedance 2.5, Wan 3.0, and Runway Gen-4 — 4K support, input modes, durations, audio, and what each costs in credits on Domer.
The top 4K AI image generators on Domer compared: Flux 3 Klein, Nano Banana 2.1, GPT Image 2.5, GPT Image 2, and Nano Banana Pro — 4K credit costs, reference limits, and speed.
Nano Banana 2.1 vs GPT Image 2.5 Flare compared: credit costs per resolution, aspect ratios, reference images, text rendering, and which tasks fit each model.