
Anda membuat karakter keren. Scene pertama: sempurna. Scene kedua: matanya beda. Scene ketiga: bentuk wajahnya berubah. Frustasi? Semua creator AI video pernah mengalaminya. Solusinya: multi-image fusion.
Upload 5-10 gambar referensi karakter dari berbagai sudut dan pencahayaan. AI menganalisis fitur yang konsisten di semua gambar (bentuk mata, proporsi wajah, warna kulit) dan membuat model matematis. Setiap kali Anda generate scene baru, model ini diterapkan — hasilnya, karakter terlihat sama di semua adegan.
Siapkan foto referensi beragam: depan, samping, 3/4 angle. Ekspresi berbeda: netral, senyum, serius. Pencahayaan berbeda: terang, redup, indoor, outdoor. Upload ke AI video generator atau AI image generator — sistem akan menjaga konsistensi.
Selalu tes dulu: generate 2-3 scene uji coba dengan background berbeda. Kalau konsistensi bagus, lanjut produksi. Kalau ada penyimpangan, tambahkan lebih banyak gambar referensi.
Gunakan resolusi tinggi (minimal 1024px) untuk gambar referensi. Semakin beragam angle dan lighting, semakin akurat konsistensi. Bagi video panjang menjadi segmen 10-15 detik. Kombinasikan dengan keyframe control untuk kontrol gerakan.
Konsistensi karakter bukan lagi mimpi. Dengan multi-image fusion, karakter Anda tetap setia di setiap scene. Seedance 2.0 memberikan kualitas gerakan sinematik. Mulai dengan AI video tools dan ciptakan karakter yang konsisten.

Alexander
Vidu Q4 alternatives compared: Kling 4.0, Seedance 2.5, Wan 3.0, and Runway Gen-4 — 4K support, input modes, durations, audio, and what each costs in credits on Domer.
The top 4K AI image generators on Domer compared: Flux 3 Klein, Nano Banana 2.1, GPT Image 2.5, GPT Image 2, and Nano Banana Pro — 4K credit costs, reference limits, and speed.
Nano Banana 2.1 vs GPT Image 2.5 Flare compared: credit costs per resolution, aspect ratios, reference images, text rendering, and which tasks fit each model.