
Anda sudah membuat video keren dengan AI, tapi views masih sepi? Masalahnya mungkin bukan pada kualitas video, tapi pada SEO (Search Engine Optimization). Sama seperti artikel blog, video juga perlu dioptimasi agar mudah ditemukan. Berikut strategi SEO khusus untuk video buatan AI.
Sebelum membuat video, tentukan dulu kata kunci target:
Kata kunci ini akan menjadi dasar judul, deskripsi, dan konten video Anda.
Judul adalah faktor SEO terpenting. Formula judul yang efektif:
[Kata Kunci Utama] + [Manfaat/Keunikan] + [Tahun]
Contoh: "Cara Membuat Video AI Profesional dalam 5 Menit (2026)"
Hindari clickbait — YouTube menghukum video dengan CTR tinggi tapi retention rendah.
Deskripsi video adalah tempat Anda bisa memasukkan banyak informasi:
Thumbnail adalah iklan untuk video Anda. Gunakan Domer AI Image Generator untuk membuat thumbnail yang:
Upload subtitle SRT ke YouTube:
Gunakan AI speech-to-text untuk generate subtitle otomatis.
Sebelum upload, rename file video Anda dengan kata kunci:
Ini sinyal kecil tapi membantu SEO.
Gunakan YouTube Analytics untuk melihat:
Perbaiki video berikutnya berdasarkan data ini.
SEO video bukan ilmu roket, tapi perlu konsistensi. Terapkan tips di atas, ukur hasilnya, dan terus optimasi. Video AI Anda layak untuk ditonton — pastikan saja orang bisa menemukannya.

Alexander
Vidu Q4 alternatives compared: Kling 4.0, Seedance 2.5, Wan 3.0, and Runway Gen-4 — 4K support, input modes, durations, audio, and what each costs in credits on Domer.
The top 4K AI image generators on Domer compared: Flux 3 Klein, Nano Banana 2.1, GPT Image 2.5, GPT Image 2, and Nano Banana Pro — 4K credit costs, reference limits, and speed.
Nano Banana 2.1 vs GPT Image 2.5 Flare compared: credit costs per resolution, aspect ratios, reference images, text rendering, and which tasks fit each model.